Ceme Bersama BPD Aceh Indonesia Bermain Games Online domino-qiuqiu.net BPD Aceh Indonesia Merupakan Salah Satu Bank Yang Memiliki Kode Unik ATM Jaringan Bersama 116 Ini Merupakan Partner Resmi Domino QiuQiu Online 2017.

Quito, 03 September 2017 – Agen AsiaPoker Merupakan Website Games Dewa Poker Online, Domino, Bandar Ceme, Capsa, Casino War, Samgong, QQ, BlackJack 21 Live Texas Holdem Dengan Uang Asli Indonesia.

Bonus Cashback Turn Over 0.5% Setiap Minggu

– Bonus 0.1% Untuk Member Dengan Turn Over 100.000.000 – 500.000.000
– Bonus 0.3% Untuk Member Dengan Turn Over 500.000.000 – 1 Milyar
– Bonus 0.5% Untuk Member Dengan Turn Over Di atas 1 Milyar

* Bonus Berupa Chips poker bagi anda yang mencapai target Turnover dalam satu minggu
* Satu Minggu di mulai Dari Hari Senin – Minggu
* Bonus dapat berubah setiap saat. Harap menghubungi Customer service kami untuk info
* Cashback 0.1% – 0.5% ini akan Kami Bagikan Seminggu Sekali Setiap Hari Maksimal Selasa Sore
* Semua Keputusan Domino QiuQiu Adalah mutlak dan Tidak Dapat Di Ganggu Gugat
* Harap Periksa No Rek Deposit Terlebih Dahulu Sebelum Melakukan Deposit

Ceme Bersama BPD Aceh Indonesia

Mengenal BPD Aceh Indonesia

Gagasan untuk mendirikan Bank milik Pemerintah Daerah di Aceh tercetus atas prakarsa Dewan Pemerintah Daerah Peralihan Provinsi Atjeh (sekarang disebut Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam). Setelah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah peralihan Provinsi Aceh di Kutaraja (sekarang Banda Aceh) dengan Surat Keputusan Nomor 7/DPRD/5 tanggal 7 September 1957, beberapa orang mewakili Pemerintah Daerah menghadap Mula Pangihutan Tamboenan, wakil Notaris di Kutaraja, untuk mendirikan suatu Bank dalam bentuk Perseroan Terbatas yang bernama “PT Bank Kesejahteraan Atjeh, NV” dengan modal dasar ditetapkan Rp 25.000.000.

Setelah beberapa kali perubahan Akte, barulah pada tanggal 2 Februari 1960 diperoleh izin dari Menteri Keuangan dengan Surat Keputusan No. 12096/BUM/II dan Pengesahan Bentuk Hukum dari Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No. J.A.5/22/9 tanggal 18 Maret 1960, Pada saat itu PT Bank Kesejahteraan Aceh NV dipimpin oleh Teuku Djafar sebagai Direktur dan Komisaris terdiri atas Teuku Soelaiman Polem, Abdullah Bin Mohammad Hoesin, dan Moehammad Sanusi. Dengan ditetapkannya Undang-undang No. 13 Tahun 1962 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah, semua Bank milik Pemerintah Daerah yang sudah berdiri sebelumnya, harus menyesuaikan diri dengan Undang-undang tersebut.

Untuk memenuhi ketentuan ini maka pada tahun 1963 Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Aceh membuat Peraturan Daerah No. 12 Tahun 1963 sebagai landasan hukum berdirinya Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh. Dalam Perda tersebut ditegaskan bahwa maksud pendirian Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh adalah untuk menyediakan pembiayaan bagi pelaksanaan usaha-usaha pembangunan daerah dalam rangka pembangunan nasional semesta berencana.

Sepuluh tahun kemudian, atau tepatnya pada tanggal tanggal 7 April 1973, Gubernur Kepala Daerah Istimewa Aceh mengeluarkan Surat Keputusan No. 54/1973 tentang Penetapan Pelaksanaan Pengalihan PT Bank Kesejahteraan Aceh, NV menjadi Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh. Peralihan status, baik bentuk hukum, hak dan kewajiban dan lainnya secara resmi terlaksana pada tanggal 6 Agustus 1973, yang dianggap sebagai hari lahirnya Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh.

Sejarah baru mulai diukir oleh Bank Aceh melalui hasil rapat RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) tanggal 25 Mei 2015 tahun lalu bahwa Bank Aceh melakukan perubahan kegiatan usaha dari sistem konvensional menjadi sistem syariah seluruhnya. Maka dimulai setelah tanggal keputusan tersebut proses konversi dimulai dengan tim konversi Bank Aceh dengan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Setelah melalui berbagai tahapan dan proses perizinan yang disyaratkan oleh OJK akhirnya Bank Aceh mendapatkan izin operasional konversi dari Dewan Komisioner OJK Pusat untuk perubahan kegiatan usaha dari sistem konvensional ke sistem syariah secara menyeluruh.

Izin operasional konversi tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor. KEP-44/D.03/2016 tanggal 1 September 2016 Perihal Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional Menjadi Bank Umum Syariah PT Bank Aceh yang diserahkan langsung oleh Dewan Komisioner OJK kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah melalui Kepala OJK Provinsi Aceh Ahmad Wijaya Putra di Banda Aceh.

Bermain Ceme Bersama BPD Aceh Indonesia di domino-qiuqiu.net

Ayo Daftar dan Register BPD Aceh Indonesia Dengan Kode Bank 116 Jika Anda Memiliki Account Di BPD Aceh Indonesia Bisa Segera Hubungi Customer Service Officer Kami, Lalu bila anda masih belum mengerti bagaimana Cara Daftar dan Register Ceme Bersama BPD Aceh Indonesia, maka anda dapat langsung menghubungi Customer Service kami untuk memandu anda tentang Cara Daftar dan Register Ceme Bersama BPD Aceh Indonesia. Anda bisa langsung mengisi Formulir Pendaftaran yang telah kami sediakan di atas atau langsung daftar melalui Customer Service kami di Livechat, Line, BBM, Yahoo Messenger, dan Whatsapp sekalipun.